MENGENAL JENIS / TYPE KULIT WAJAH
Kulit
merupakan “selimut” yang menutupi permukaan tubuh dan memiliki fungsi utama
sebagai pelindung dari berbagai macam gangguan dan rangsangan luar. Absorbsi
kosmetik melalui kulit terjadi karena kulit ternyata mempunyai celah anatomis
yang dapat menjadi jalan masuk kedalam kulit zat-zat yang melekat diatasnya.
Celah tersebut adalah :
Celah
antar sel epidermis.
Meskipun
tersusun berlapis dan satu sama lainnya terikat oleh jembatan antar sel
(intercellular bridges), masih mempunyai celah yang dapat dilalui oleh molekul
kosmetik.
Celah
antar sel saluran kelenjar keringat juga merupakan jalan masuk molekul kosmetik
(Wasitaatmadja, 1997).
Type
Kulit Manusia
Manusia cenderung mempunyai tipe kulit yang
berbeda-beda, seperti kulit normal, kulit berminyak, kulit kering, atau kulit
sensitif. Beberapa orang juga mempunyai tipe kulit kombinasi di area kulit yang
berbeda.
Tipe
kulit bergantung pada berbagai faktor kombinasi, termasuk:
1. Kandungan air, yang memengaruhi
kenyamanan dan kelenturan kulit.
2. Kandungan lemak (minyak), yang
memengaruhi kelembutan dan nutrisi kulit.
3. Tingkat sensitifitas, yang
memengaruhi toleransi kulit terhadap substansi tertentu.
1. Tipe kulit normal
Kulit
normal memiliki keseimbangan yang baik dan jumlah air serta lemak yang tepat Jenis kulit normal hanya membutuhkan perhatian yang minimal. Jenis
kulit ini tidak akan berminyak atau kering, sehingga terbebas dari noda.
Cara
mengetahui apakah kulit termasuk jenis kulit normal atau bukan adalah dengan
mengusap wajah dengan tisu pada pagi hari.
Jika tidak ada minyak yang menempel bahkan tisu terlihat kering, berarti kulit Anda termasuk jenis kulit normal.
Kulit normal ditandai dengan:
Pada Remaja :
a. Tidak ada/sedikit cacat
b. Tidak ada sensitif
c. Pori-pori jarang terlihat
d. Kulit tampak bercahaya
g. Perabaan Lembab dan ketebalannya sedang
Pada Dewasa ( > 35 th) :
a. Warna kulit memudar
b. Pori-pori lebih nyata
2. Tipe kulit kering
Kulit kering disebabkan oleh tidak cukupnya minyak yang dihasilkan oleh
kelenjar minyak, sehingga membuat kulit menjadi kering. Satu keuntungan memiliki kulit kering adalah
tidak akan disinggahi oleh jerawat.
Ciri-ciri kulit kering :
a. Kencang tapi mengerut
b. Kusam tidak mengkilat
c. Kerut disekitar mata dan
hidung
d. Kadang kendur
e. Pori-pori halus
f. Perabaan : tipis, kering
dan agak kasar
Kulit kering bisa menghasilkan:
a. Pori-pori yang hampir tidak
kelihatan
b. Kusam dan tekstur kasar
c. Bintik-bintik merah
d. Kurang elastic
e. Garis-garis kulit lebih
terlihat
Jika dipapar dengan faktor pengering,
kulit bisa retak, terkelupas, gatal, iritasi atau meradang. Kulit cenderung
kasar dan bersisik, khususnya di bagian belakang tangan, lengan dan kaki.
Kulit kering bisa disebabkan atau
diperparah oleh:
1. Genetik
2. Penuaan atau perubahan hormon
3. Cuaca seperti angin, matahari,
dingin atau radiasi ultraviolet (UV)
4. Pemanasan dalam ruangan
5. Mandi air panas dalam waktu lama
6. Kandungan dalam sabun, kosmetik
atau agen pembersih
7. Obat-obatan
3. Tipe kulit kombinasi
Jenis kulit ini merupakan gabungan dari jenis kulit kering dan
berminyak.
Tipe kulit kombinasi bisa kering atau normal di beberapa area dan berminyak di area lain, seperti T-zone. T-zone adalah hidung, kening, dan area dagu.
Tipe kulit kombinasi bisa kering atau normal di beberapa area dan berminyak di area lain, seperti T-zone. T-zone adalah hidung, kening, dan area dagu.
Kulit kombinasi bisa menghasilkan:
a. Pori-pori yang terlalu
lebar
b. Jerawat
c. Kulit bercahaya
Ciri-ciri kulit kombinasi :
a. Kulit tampak mengkilat pada daerah T dan kering
didaerah U (pipi dan dagu)
b. Pori-pori lebar didaerah T dan normal didaerah
U
c. Adanya bintik-bintik komedo, biasanya pada
daerah T
d. Ketebalan kulit sedang
Tipe kulit ini disebabkan oleh faktor
genetik atau hormonal yang menyebabkan ketidakseimbangan jumlah dan tempat
lemak diproduksi
4. Tipe kulit berminyak
Jenis kulit
berminyak membutuhkan perhatian dan perawatan yang lebih. Jumlah
minyak yang dikeluarkan oleh jenis kulit ini menjadikan jerawat dan noda sering muncul. Oleh karenanya, orang
yang memiliki jenis kulit berminyak harus mencuci dan membersihkan wajah secara
teratur.
Untuk memastikan jenis kulit berminyak atau tidak, lakukan tes dengan menggunakan tisu. Jika ada noda minyak pada tisu, maka kulit Anda termasuk jenis kulit berminyak.
Ciri-ciri Kulit Berminyak :
• Simple Greasy Skin :
a.
Mengkilat pada zona T (dahi, hidung, dagu)
b.
Pori-pori melebar
• Clinically Greasy Skin :
a.
Berminyak dan berjerawat
b.
Mudah berjerawat
c.
Pori-pori melebar
Kulit berminyak lebih umum dijumpai di
kalangan anak muda. Kulit berminyak muncul saat kelenjar di kulit mengeluarkan
terlalu banyak minyak (lemak).
Kulit berminyak bisa menghasilkan:
a. Pori-pori yang membesar
b. Wajah kusam atau bersinar
c. Komedo, jerawat, atau cacat
lainnya.
Tingkat kepekatan minyak bisa berubah,
bergantung pada cuaca. Kulit berminyak bisa disebabkan atau diperparah oleh:
1. Pubertas atau ketidakseimbangan hormon
2. Stres
3. Antibiotik
4. Paparan panas atau terlalu lembab
5. Tipe kulit sensitif
Kulit sensitif sangat mudah pecah.
Penyebab yang sering menimbulkan masalah pada kulit sensitif adalah lingkungan,
seperti debu, kotoran, matahari, dll.
Bahan kimia yang terkandung pada parfum juga bisa menyebabkan masalah pada jenis kulit sensitif. Produk perawatan kulit yang ringan akan lebih baik untuk jenis kulit sensitif.
Pengolesan bahan tipikal mudah menimbulkan
sensai terbakar, tersengat dan gatal.
Ada 4 Tipe Kulit Sensitif :
• Tipe 1 yaitu berhubungan dengan diet, alkohol, stress, perubahan cuaca mendadak
• Tipe 2 yaitu kering dan bersisik bila terkena cuaca dingin, angin atau AC
• Tipe 3 yaitu kering, terbakar, kemerahan bila menggunakan kosmetik/sabun wajah
• Tipe 4 yaitu berhubungan dengan siklus haid
Jika kulit Anda sesitif, cobalah
mencari tahu dan menghindari benda-benda yang memicu reaksi. Anda mungkin
mempunyai kulit sensitif dengan pemicu berbeda, tapi seringkali sebagai respon
terhadap produk perawatan kulit tertentu.
Kulit sensitif bisa ditandai dengan:
1. Kulit kemerahan
2. Gatal
3. Terbakar
4. Kering
Cara
untuk mengetahui jenis kulit sebagai berikut :
1.
Tempelkanlah selembar kertas
minyak pada dahi, hidung, pipi, dan dagu. Jika terdapat minyak yang menempel,
maka kulit Anda adalah termasuk dalam kategori kulit berminyak.
2.
Jika hanya berminyak di sebagian
dahi, hidung dan pipi maka termasuk kulit kombinasi.
3.
Jika tidak ada minyak sama sekali
bisa jadi kulit kering atau normal